DROPDOWN MENU

Gadget Text

TIPS & TRIK CARA MEMBUAT STIKER TIMBUL (DOME STICKER), MENGEPRINT STIKER VINYL/MIKA DENGAN PRINTER DESKTOP BIASA, DAN SERBA-SERBA MENCETAK GAMBAR DIGITAL DI KAOS

TERTARIK? SILAHKAN KLIK LINK 1 (STIKER TIMBUL), LINK 2 (PRINT DI VINYL/MIKA) DAN LINK 3 (CETAK KAOS DIGITAL)
INFO DAN KONSULTASI HUBUNGI 082139434212 ATAU VIA BBM PIN 54F48CC2

Rabu, 25 Juni 2014

MEMBUAT SENDIRI STIKER TIMBUL DARI BAHAN STIKER VINIL


Dikarenakan vinil dibuat dari bahan campuran sejenis pvc dan plastik yang memiliki karakteristik utama tidak meresap cairan dan tidak mudah ditempel oleh sembarang serbuk, maka untuk mencetak image atau gambar di atas permukaannya dibutuhkan trik khusus. Bahan vinil tidak bisa dicetak dengan semua inkjet printer yang beredar di Indonesia. Semua tinta yang terdapat pada inkjet printer  seperti tinta dye, pigment, sublim, ataupun tinta art-paper (mirip tinta durabrite) akan mblobor, tinta tidak menyatu dengan bahan vinil, dan dengan mudah Anda menghapusnya dengan sapuan tangan Anda, walau tinta sudah terlihat mengering. Bahan ini juga susah menempel dengan serbuk dari printer laser. Memang ketika stiker vinil dicetak dengan menggunakan printer colour laser (kelas low-end yang berharga murah) sepintas kita menganggapnya tidak ada masalah, tapi coba gosok dengan tangan Anda, serbuk-serbuk laser itu akan menempel di tangan Anda. Lalu apa solusinya? Nah di sinilah diperlukan trik untuk menyiasatinya.
Trik yang pertama. Di luar negeri ada beberapa vendor yang memproduksi dan menjual coating gel untuk diaplikasikan di atas permukaan stiker vinil dan ketika kering permukaannya berubah menjadi inkjet, sehingga bisa dicetak dengan menggunakan semua jenis inkjet printer. Dalam demo videonya di Youtube terlihat hasilnya sangat bagus. Tapi ketika kami tertarik dan lalu membelinya, mohon maaf kami mendapati banyak kesulitan secara teknis. Kami mengalami kesulitan untuk mengaplikasikannya di atas permukaan stiker vinil karena keterbatasan alat, kami hanya menggunakan kuas sederhana dikombinasi dengan roll dan mengeringkannya dengan hair dryer, sehingga permukaannya masih tidak mulus, dan karenanya hasil cetakannya tidak terlalu bagus. Cara pertama ini tidak kami rekomendasikan, karena disamping ribet juga karena coating gel bahan utamanya masih tidak ada yang memproduksi atau mengimpornya ke Indonesia. Kami sendiri untuk saat ini masih belum tertarik untuk menjualnya karena masih terkendala masalah teknis di atas.
Trik yang kedua, dan trik inilah yang lebih suka kami tawarkan ke Anda karena terbukti hasilnya lumayan bagus dan tidak mengecewakan para konsumen. Kalau Anda punya anggaran sekitar Rp 3 juta-an, coba Anda beli printer colour laser kelas low-end, merk tergantung selera dan pengetahuan Anda. Sebelum membeli, pastikan kualitas cetaknya bagus atau mirip dengan stiker bikinan pabrikan yang banyak di jual di pasaran. Dapatkan informasi sebanyak-banyak tentang kualitas cetak printer yang Anda mau beli. Sebagai panduan, beli yang resolusinya paling tinggi tapi anggaranya masih terjangkau. Kalau anggaranya masih belum punya atau Anda masih bingung menentukan pilihan printer yang pas, gak usah kuatir, eksekusi aja desain stiker rancangan Anda ke printshop yang ada di kota Anda, cari yang memiliki layanan printer color laser.  Lho katanya serbuk laser tidak menempel dengan baik di atas permukaan stiker vinil? Ya memang, tapi justru di sinilah kita menyiasatinya. Tutorial berikut akan mengajarkan kepada Anda tips dan trik bagaimana kita tetap bisa menggunakan bahan vinil stiker sehingga hasilnya bisa awet, tahan cuaca, dan tentu saja dengan biaya murah.

MEMBUAT SENDIRI STIKER VINIL DENGAN PRINTER LASER WARNA

1.   Cetak desain grafis karya Anda di atas bahan stiker vinil dengan menggunakan printer laser warna. Hati-hati jangan sampai Anda menyentuh permukaan gambar dengan tangan Anda atau bergesekan dengan benda-benda yang menyebabkan tergores, karena serbuk printer laser tidak menempel dengan kuat di permukaan stiker vinil.
2.   Ambil hair-dryer dan setel dengan panas tertinggi dan arahkan ke permukaannya secara merata sekitar 3 – 5 menit.
3.   Jika Anda memiliki mesin laminator, segera laminasi stiker vinil yang sudah bergambar ini secara hot lamination. Jika tidak memiliki mesin laminator, maka lakukan cold lamination, yaitu melapisi dengan stiker tipis berperekat yang banyak di jual di toko-toko perlengkapan dan asesoris komputer di kota Anda.
4.   Nah stiker vinil bikinan Anda sudah jadi dengan kualitas yang tidak kalah dibandingkan dengan stiker pabrikan yang banyak bertebaran di toko-toko stiker di kota Anda, dengan bahan-bahan dan peralatan yang relatif murah.
5.   Stiker vinil Anda siap diberi nilai tambah dengan diberi lapisan resin DomeStik untuk diubah menjadi stiker vinil timbul. 

     Berikut adalah langkah-langkah untuk mengubah stiker vinil bikinan kita sendiri menjadi stiker vinil
berkualitas yang tahan terhadap air dan cuaca

ALAT DAN BAHAN YANG DIPERSIAPKAN
a.   Wadah untuk mencampur dua bahan DomeStik, Resin dan Hardener (gelas air mineral, atau gelas kaca kecil biasa).
b.   Lidi atau stik es krim untuk mengaduk.
c.   Waterpass untuk mengecek kedataran/rata air permukaan meja.
d.   Meja datar yang dilapisi alas berpori (koset karet, papan dengan diberi ram-raman dari benang nilon atau diberi kasa strimin).
e.   Alat untuk menuang resin (stik es krim, wadah kecil elastis, lidi, alat injeksi atau suntik, botol dengan ujung lancip atau ujung berjarum).
f.   Resin DomeStik: Resin dan Hardener (Katalis).
g.   Stiker vinil yang hendak diubah jadi stiker timbul.

LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN
1.   Campurlah Resin dan Hardener secukupnya dengan rasio 2:1.
2.   Aduk hingga rata kurang lebih selama 5 menit.
3.   Diamkan beberapa saat sampai gelembung-gelembung kecil akibat adukan tadi hilang.
4.   Siapkan meja khusus yang permukaanya datar (cek pakai waterpass) dan berpori agar cairan tidak mudah meluber, dan kalaupun meluber resin akan jatuh ke bawah melalui permukaan berpori.
5.   Dengan menggunakan lidi, pipet, suntik, atau wadah yang ujungnya lancip, tuang cairan resin secukupnya ke atas media stiker bergambar. Akibat gaya surface tension (tekanan permukaan), cairan resin akan berhenti tepat di ujung stiker karena ada beda ketinggian antara lapisan stiker dan meja berpori.
6.   Bila masih ada gelembung, tusuk pakai jarum kecil atau bisa disulut dengan menggunakan korek gas.
7.   Agar tidak kotor dari debu, tutup stiker yang sudah diberi resin tsb.
8.  Biarkan mengering selama minimal 15 jam. Untuk mempercepat  pengeringan bisa digunakan lampu infra red dengan daya 150-300 watt selama kurang lebih 1-3 jam.

Kembali ke Etalase Tokoku 

UNTUK INFO LEBIH LANJUT, HUBUNGI VIA BBM PIN 57508C1B.